Saat wanita menghadapi masalah

Kita mungkin masih ingat dengan kisah Princess Diana (1961-1997), Tya Subyakto dan Maya Estiani. Mereka adalah para wanita yang menghadapi cobaan besar dalam perjalanan hidupnya.

Ada kesamaan saat mereka menyikapi perceraian rumah tangga mereka. Ketiganya tanpa disadari merubah penampilannya berbeda dari biasanya. Katanya, ini adalah bentuk penyaluran yang juga sering dilakukan oleh para wanita saat menghadapi masalah dalam hidup mereka (saya menanyakan langsung dari sumber terpercaya yaitu “ibu” saya).

Katanya, saat merubah penampilan sebenarnya wanita sedang berusaha mengubur jauh – jauh masa lalunya. Dengan itu mereka merasa lebih tenang. Benar gak ya?

Tanpa bermaksud untuk menghina atau melecehkan wanita, tulisan ini sengaja saya tulis agar mereka yang bukan wanita dapat memahami kondisi ini. Dan bagi wanita, ini mungkin bisa menjadi pilihan selain bunuh diri untuk mengubur jauh – jauh masalah yang mereka hadapi. Semoga bermanfaat!!!

3 Komentar to “Saat wanita menghadapi masalah”

  1. mmm..kayaknya kurang tepat kalo “mengubur jauh-jauh masa lalunya”. menurut ane sih, lebih tepatnya “melarikan diri dari masalah”. Bisa jadi, dia gak sanggup menyelesaikan, menemukan solusi masalahnya, trus dia “berubah!!”-kayak power renjer ajah…-untuk memulai gaya hidup yang baru, sambil terus berusaha melupakan masalahnya. Barangkali dia bisa berdamai dengan masa lalu-nya, tapi, tak ada yang tau, apa dia mampu berdamai dengan orang dari masa lalu-nya.
    Ya…inilah komentar dari makhluk bernama perempuan ^_^

  2. ok! makasih atas komentarnya!
    sering – sering main kesini yo!

  3. Bisa jadi seperti itu fren,

    Namun, mungkin juga ada indikasi yang lain, seperti Ingin menjadi lebih baik dari biasanya, lebih tepat didasari atas perubahan paradigma karena pergaulan. Yang juga tak kalah penting adalah aspek komunikasi, ketika berada dalam permalahan yang akut (siaga 1), baik pada pria maupun wanita, komunikasikan, sampaikan, karena sedikit banyak itu akan memberikan manfaat. Tapi ingat, komunikasikan kepada orang tepat, mis, orang tua (ibu).

    Mantap fren, mengambil hikmah dari setiap perjalanan hidup adalah aktivitas yang sangat potensial untuk memahami siapa diri kita, dan kenapa kita harus ada.

    Keep spirit ….

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.